....

10 unsur peradaban yang dimiliki masyarakat indonesia sebelum pengaruh Hindu-Budha menurut G.Coedes

1. beternak

2. mengenal perundagian

3. mengenal ilmu pelayaran

4. mengenal sistem kekerabatan matrilineal

5. mengenal kepercayaan animisme, dinamisme, dan pemujaan roh leluhur

6. mengenal organisasi pembagian air untuk pertanian

7. kepandaian membuat peralatan dari tanah liat

8. mengenal kepercayaan terhadap penguasa gunung

9. mengenal cara pemakaman pada dolmen atau kubur batu

10. mitologi pertentangan pada dua unsur kosmos

 

 

10 kepandaian masyarakat Indonesia menurut Dr. Brandes

1. bercocok t anam padi/bersawah

2. mengenal permainan wayang

3. mengenal seni gamelan

4. pandai membatik

5. mengenal sistem macapat

6. mengenal alat tukar

7. membuat alat-alat dari logam

8. mengenal sistem pelayaran

9. mengenal ilmu astronomi

10. susunan masyarakat yang teratur

Sejarah merupakan cabang ilmu pengetahuan yang menelaah tentang asal usul dan perkembagan serta peranan masyarakat di masa lampau berdasarkan metode dan metodologi tertentu. Terkait dengan pendidikan disekolah dasar hingga sekolah menengah, pengetahuan masa lampau tersebut mengandung nilai-nilai kearifan yang dapat digunakan untuk melatih kecerdasan, membentuk sikap, watak dan kepribadian perserta didik

Mata pelajaran Sejarah telah diberikan pada tingkat pendidikan dasar sebagai bagian integral dari mata pelajaran IPS, sedangkan pada tingkat menengah diberikan sebagai mata pelajaran sendiri. Mata  pelajaran sejarah memiliki arti strategis dalam pembentukan watak dan peradaban bangsa yang bermartabat serta dalam pembentukan manusia Indonesia yang memiliki rasa kebangsaaan dan cinta tanah air.

 

    • Herodotus : Sejarah tidak berkembang kearah depan dengan tujuan pasti melainkan bergerak seperti garis lingkaran yang tinggi rendahnya diakibatkan oleh keadaan manusia.
    • Ibnu Khaldun : Sejarah adalah catatan tentang masyarakat umat manusia atau peradaban dunia dan tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada watak masyarakat itu. Lebih jauh ia mambagi pengertian sejarah dari dua sisi : sisi luar dan sisi dalam. Dari sisi luar dijelaskan bahwa sejarah merupakan perputaran waktu, rangkaian peristiwa dan pergantian kekuasaan. Sedangkan dari sisi dalam, sejarah adalah sesuatu penalaran kritis dan usaha yang cermat untuk mencari kebenaran, suatu penjelasan yang cerdas tentang sebab akibat, tentang asal-usul segala sesuatu, dan suatu pengetahuan yang mendalam tentang mengapa serta bagaimana peristiwa itu terjadi.
    • R. Moh. Ali : menerangkan bahwa sejarah adalah keseluruhan perubahan dan kejadian yang benar-benar telah terjadi. Sejarah adalah ilmu yang menyelidiki perubahan yang benar-benar terjadi pada masa lampau.
    • Robert V. Daniels mendefinisikan sejarah sebagai kenangan dari tumpuan masa silam. Sejarah yang dimaksud adalah  sejarah manusia. Manusia merupakan pelaku sejarah. Kemampuan yang dimiliki manusia adalah kemampuan untuk menangkap kejadian-kejadian yang ada disekelilingnya. Hasil dari tangkapan tersebut akan menjadi ingatan atau memori dalam dirinya. Dan memori ini akan menjadi sumber sejarah.
    • Robin Winks menyatakan sejarah adalah studi tentang manusia dalam kehidupan masyarakat manusia, perubahan masyarakat yang terus menerus merekam ide-ide yang membatasi aksi-aksi masyarakat, dan merekam kondisi-kondisi material yang telah membantu atau merintangi perkembangannya.

     

    Prasejarah dalam bahasa Inggris disebut prehistory. Pre artinya sebelum, sedangkan history artinya sejarah. Prasejarah sering disebut juga dengan zaman Nirleka, Nir artinya tidak, sedangkan leka artinya tulisan. Jadi zaman nirleka artinya zaman sebelum adanya tulisan.
    Untuk mengggambarkan kembali kehidupan manusia masa lampau, diperlukan bahan-bahan yang berhubungan dengan kehidupan manusia masa lampau. Bahan-bahan yang dimaksud disebut sumber sejarah, yang terdiri dari  fosil, artefak, bangunan-bangunan kuno, dan lain-lain. Benda-benda tersebut  hanya merupakan saksi bisu yang tidak dapat bercerita tentang kehidupan  manusia yang menciptakannya oleh sebab itu dengan sumber sejarah berupa benda-benda tersebut kita hanya dapat memperkirakan kehidupan manusia pada zaman yang sama dengan umur benda-benda tersebut.
    Selain sumber sejarah berupa fosil atau artefak, terdapat pula peninggalan manusia yang berupa tulisan. Manusia pada masa itu telah mengenal tulisan. Tulisan-tulisan itu biasanya terdapat pada batu, logam, daun, tanah liat, atau pada kertas. Dengan ditemukannya benda-benda tertulis atau sumber sejarah berupa tulisan, para ahli dapat menggambarkan kehidupan  zaman lampau lebih mendekati kebenaran dan lebih lengkap. Oleh karena itu para ahli sejarah menyatakan bahwa cerita sejarah yang didasarkan  kepada peninggalan benda-benda tertulis digolongkan kepada sejarah. Sedangkan cerita mengenai kehidupan manusia zaman lampau yang didasarkan pada  benda-benda bukan tulisan, digolongkan kepada zaman prasejarah. Jadi perbedaan antara Prasejarah dan Sejarah  terletak pada ada dan tidak adanya bukti-bukti  tertulis dari kehidupan manusia zaman yang bersangkutan.
    Adanya sumber tertulis tidak selamanya  menandakan  masyarakatnya sudah mengenal tulisan. Hal ini dimungkinkan karena adanya hubungan dengan bangsa lain yang lebih tinggi kebudayaannya. Bangsa yang lebih tinggi kebudayaannya itu menulis berita tentang  bangsa itu. Ada yang menyebutkan bahwa zaman seperti ini disebut dengan Proto sejarah.

 

Webdesign service by Sarkis. Outsourcing by FreelanceWebmarket.